Pola Makan Sehat Dan Gaya Hidup Yang Benar

Pola makan sehat dan gaya hidup yang sesuai akan membantu Anda untuk lebih sehat dan jauh dari
penyakit. Kemajuan yang terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, banyak
menimbulkan perubahan, baik dari gaya hidup maupun pola makan bagi penduduknya. Perubahan
gaya hidup dari yang sederhana, seperti alon-alon asal kelakon atau santai menjadi serba cepat atau
instan menyebabkan banyak orang memanfaatkan kemajuan teknologi di masa kini. Sebagai contoh,
untuk efisiensi waktu maka selalu pergi dengan mengendarai kendaraan bermotor akibatnya tubuh
kurang banyak gerak.
Selain itu, kesibukan yang dihadapi oleh para pekerja kantor juga
menyebabkan mereka hanya duduk di belakang meja untuk bekerja dan menghadapi stres yang
berat. Pemikiran yang semua serba instan ini menyebabkan banyak orang melirik ke makanan fast
food atau junkfood untuk dikonsumsi. Perubahan- perubahan ini dapat dengan mudah memicu
timbulnya berbagai penyakit degeneratif di usia muda, yang sangat merugikan bagi generasi penerus
bangsa.
Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi baik bakteri, virus ,
maupun parasit. Penyakit degeneratif dulu dikenal sebagai penyakit orang tua, antara lain tekanan
darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), jantung koroner, stroke, kegemukan
(obesitas). Penyakit degeneratif saat ini lebih banyak terjadi pada usia muda karena perubahan gaya
hidup dan pola makan yang tidak sehat. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi kepada Bapak/Ibu
sekalian bagaimana cara menyiasati agar gaya hidup dan pola makan yang kita jalani sehari-hari tetap
sehat sehingga kita dapat mencegah timbulnya penyakit degeneratif di usia muda.
Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh agar semua organ tubuh dapat berfungsi secara
optimal. Pola makan yang sehat dapat menjadikan tubuh kita sehat, sebaliknya dengan pola makan
yang tidak sehat maka tubuh kita akan rentan terhadap berbagai penyakit. Ada beberapa hal yang
harus kita perhatikan agar kita mempunyai pola makan yang sehat, antara lain

(1) jumlah makanan yang kita konsumsi;

(2) jenis makanan;

(3) jadwal makan.

Banyaknya makanan yang kita konsumsi harusnya seimbang antara jumlah makanan yang masuk dan
energi yang kita keluarkan. Pengukuran yang paling mudah sebagai parameter apakah makanan yang
kita konsumsi sudah cukup atau belum buat tubuh kita adalah berat badan. Berat badan yang ideal
sangat penting dipertahankan agar tubuh kita tidak rentan terhadap penyakit.
Jenis makanan yang kita konsumsi hendaknya mempunyai proporsi yang seimbang antara
karbohidrat, protein, dan lemaknya. Komposisi yang disarankan adalah 55-65% karbohidrat, 10-15%
protein, 25-35% lemak. Golongan karbohidrat yang biasa kita konsumsi antara lain nasi, roti,
kentang, mie, bihun. Sedangkan golongan protein, dibagi dua macam, yaitu hewani dan nabati.
Protein hewani contohnya daging, telur, susu, sedangkan yang nabati contohnya tahu, tempe,
kacang-kacangan. Lemak dari makanan ada yang dalam bentuk lemak jenuh maupun tak jenuh.
Lemak yang jenuh umumnya lebih mudah kita dapat dari makanan kita sehari-hari, karena dari
proses pemanasan saja kita akan mendapatkan lemak yang jenuh, sedangkan lemak yang tidak jenuh
umumnya berasal dari minyak tidak jenuh seperti minyak zaitun, minyak wijen, dan minyak canola,
yang umumnya tidak dipanaskan. Lemak yang tidak jenuh sangat baik bagi fungsi organ tubuh kita
seperti jantung dan pembuluh darah, karena dengan memasukkan lemak tidak jenuh lebih banyak
dalam makanan kita sehari-hari, maka kita dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang baik dalam
tubuh. Selain bahan makanan makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, kita juga perlu
sumber mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Bahan makanan sumber vitamin dan mineral ini
dapat kita peroleh dari buah-buahan dan sayuran.
Selain makronutrien dan mikronutrien tersebut tubuh kita juga memerlukan serat. Kebutuhan serat
yang dianjurkan perhari adalah 25 g atau 13 g/ 1000 kalori makanan yang dikonsumsi. Tubuh kita
sebagian besar terdiri dari air, kira-kira 60% dari berat badan, olah karena itu jangan lupa minum air
minimal 2 liter perhari
Jadwal makan yang ideal dijalankan agar kita mempunyai pola makan yang baik adalah 5 sampai 6
kali sehari, yaitu sarapan pagi, snack, makan siang, snack sore, makan malam, dan bilamana perlu
boleh ditambah dengan snack malam.Agar terhindar dari sakit maag sebaiknya kita mengkonsumsi
makanan dalam porsi kecil tapi sering.

Gaya hidup yang sehat dapat kita capai selain dari pengaturan pola makan yang sehat, kita juga harus
dapat mengatur :

(1) Berat badan yang seimbang;

(2) Management stres;

(3) Cukup tidur;

(4) Hindari rokok;

(5) Hindari minuman beralkohol;

(6) Hindari narkoba;

(7) Berolah raga yang teratur;

(8) Perbanyak olah tubuh selain waktu olah raga;

(9) Lakukan hubungan seksual yang sehat dengansuami/istri;

(10) Melakukan medical check up secara teratur;

(11) Berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami gangguan kesehatan.

Berat badan seimbang dapat kita capai dengan pengaturan pola makan yang sehat dan olah raga
yang teratur. Berat badan yang seimbang dapat menjauhkan kita dari ancaman penyakit degeneratif,
antara lain obesitas. Kegemukan atau obesitas dapat mempengaruhi penampilan dan kinerja tubuh.
Orang yang gemuk biasanya malas untuk bergerak dan agak lamban dalam bekerja. Akibatnya tubuh
akan semakin gemuk karena malas bergerak sehingga semakin besar pula resiko untuk mengidap
penyakit diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.
Stres yang berlebihan dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh rentan terhadap
penyakit. Managemen stres yang baik sangat diperlukan agar gaya hidup kita sehat. Bagaimana cara
mengurangi stres?

(1) Jangan menunda pekerjaan yang dapat kita lakukan sekarang;

(2) Bekerjalah dengan senang hati atau tanpa beban berat;

(3) Istirahat atau tidur cukup waktu, minimal 8 jam perhari;

(4) managemen waktu dengan baik.

Hubungan seks yang sehat dan teratur dengan pasangan suami/istri yang sah juga menjadi bagian
dari gaya hidup sehat. Hubungan seks dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, antara lain

(1) meningkatkan daya tahan tubuh;

(2) membantu menurunkan berat badan;

(3) membuat jantung sehat;

(4) mengurangi stress;

(5) meningkatkan rasa percaya diri.

Penerapan gaya hidup dan pola makan yang sehat dalam kehidupan kita sehari-hari diharapkan
dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan kita, sehingga kita dapat menghambat timbulnya
penyakit degeneratif.

Dr. Lanny Dewi, SpGK
Spesialis Gizi Klinik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s